Purgatory, Anggi Umbara, dan Subliminal Messages

Pertama tahu band ini, pas nonton Mama Cake di Televisi. Tahu film ini? itu loh yang cuplikan ngedadak viral karena emang keren banget, sayangnya di televisi adegan ini di-cut. Cuplikan dimana salah satu tokoh menjelaskan filosofi gerakan shalat, dan jatuh cinta banget lah sama dialog itu. Habis nonton langsung searching, dan muncul lah nama Anggi Umbara sebagai sutradara film ini.

Tahu nama Anggi pas seorang teman sedang menyusun proposal penelitian. Dulu dia ingin meneliti Subliminal Messages yang kebetulan pas lagi kepikiran topik itu banget, dia ikut acara bedah film 3 – Alif Lam Mim. Ada yang pernah nonton film ini juga? Ini film keren, dakwah gak harus melulu di mimbar. Menceritakan Indonesia tahun 2030, dikuasai liberalisme. Pesantren dituduh sarang teroris, “Mi kata Anggi di film ini ada subliminal messagesnya” Kata dia.

Anggi Umbara kalau bikin film emang gini melulu ya genrenya? Ada penyampaian-penyampaian pesan dengan plot cerita yang jenius, karena saya gak kepikiran bikin film kayak gitu😀. Terus saya penasaran sama penampakan Anggi Umbara dan alamak gak kewajahan banget ini mah bikin film keren gitu, haha. muncul juga artikel tentang Coboy Junior The Movie yang kata penulisnya di film ini Anggi masih menyisipkan pesan-pesan baik lewat dialog, dan belakangan juga baru tahu kalau Anggi itu emang aktivis #indonesiatanpaJIL.

Kemudian searching terus tentang Anggi Umbara, dan fakta lain menyebutkan Anggi ini seorang DJ yang beberapa tahun terakhir bergabung dengan salah satu band metal, ntah death metal, black metal atau apa, saya gak ngerti, gitu lah ya, sejenis band yang berisik banget. Dan kebayang mengajak kebaikan dengan musik metal? Itulah yang dilakukan Purgatory, bahkan salah satu lagunya MOGSAW Messenger of God Shalallohu Alaihi Wassalam, menceritakan tentang Rasululloh. Aneh sih. Coba deh baca ini.  Btw, salah satu soundtrack film 3 itu juga kan lagu Purgatory.

Di balik itu semua, dari mulai Anggi yang anggota Purgatory yang beraliran metal tapi lagunya bercerita tentang Rosul, perah Uhud, Badar, terinspirasi dari salah satu ayat Al-qur’an. Kemudian film-film yang disutradarainya yang katakanlah menyampaikan pesan kebaikan kalau tidak mau ini disebut film dakwah. Menurut saya pesan-pesan tersembunyi seperti ini, yang disisipkan di film, musik, merupakan konsep subliminal messages yang cetar membahana, yang baru saya tahu cuma anggi aja yang begini.

Kalau masih gak ngerti subliminal messages, contohnya gerakan freemason, kan menyusup ke hidup kita dengan pesan-pesan tersembunyi ala subliminal messages. Biasanya orang-orang yang kerja di bidang advertising, atau marketing atau yang lagi kampanye ngerti banget hal beginian.

Tapi, cerdasnya Anggi, dia tahu konsep ini untuk menyampaikan kebaikan lewat film, musik, dialog. Kan dakwah gak harus melulu di mimbar, meskipun pada akhirnya vokalis Purgatory sendiri meninggalkan musik, karena punya faham musik itu haram dan Purgatory melanggar syariat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s