Pengangguran Produktif

Kalau pengangguran ya gak bakal produktif. Kalau produktif, ya, bukan pengangguran, kali.

Semenjak saya khatam belajaar di kelas Juli tahun kemarin, Fyi, di fakultas saya yang disebut khatam belajar itu ketika sudah menyelesaikan 144/145 Sks di kelas ditambah 2 Sks komprehensif. Semenjak itu juga saya jadi euuuu masih mahasiswa, tapi yang sudah tamat kuliah juga. Skripsi aja yang gak dikerjain. Bingung juga kalau ada yang nanya, kenapa ada di rumah? Lagi libur? Beres kuliahnya? Udah wisuda?. Liburnya sih sudah dari semester kapan tahu, beres kuliah juga dari jaman kapan, wisuda aja sih yang belum, jadi ya setengah penganggur gitu😀

Kenapa belum lulus? Ada satu dan lain hal, yang Cuma kita aja semester dua digit yang ngerti. Sudah.
Selama delapan bulan kuliah enggak, ngerjain skripsi enggak. Banyak suara dari berbagai sisi bilang gini “Ya, gak apa-apa kalian nganggur juga, gak ngerjain skripsi, asal produktif”. Di lain hari teman saya yang sudah lulus bilang gini “Biarin saya mah pengangguran juga da produktif”. Terus dalam hati saya bilang “Kalau pengangguran ya gak bakal produktif. Kalau produktif, ya, bukan pengangguran, kali.”
Emang definisi pengangguran itu apa sih? Emang definisi produktif apaan sih?
Menurut KBBI ang·gur [1], meng·ang·gur v tidak melakukan apa-apa; peng·ang·gur·an n hal atau keadaan menganggur:
pro·duk·tif a 1 bersifat atau mampu menghasilkan (dl jumlah besar): -; 2 mendatangkan (memberi hasil, manfaat, dsb); 3 Ling mampu menghasilkan terus dan dipakai secara teratur untuk membentuk unsur-unsur baru.
Kan sebenarnya kontradiksi banget. Pengangguran dari kata anggur tidak melakukan apa-apa. Ya masa orang yang tidak melakukan apa-apa bisa produktif alias bisa menghasilkan sesuatu, dalam hal ini sih materi ya.
Di masyarakat, termasuk saya sih, selalu beranggapan, orang yang gak pergi dari rumah, gak kerja dari jam delapan pagi sampai jam empat sore, gak kerja di tempat yang sama, gak kerja dari Senin sampai Jum’at, penghasilan gak tetap, terus kita langsung bilang “Wah dia mah pengangguran”.
Padahal, selama di rumah, di kostan, mengerjakan sesuatu dan ‘menghasilkan’ kita bukan pengangguranya gais. Ntah itu menghasikan materi atau hanya revisi skripsi. Eaa.
Jadi IMHO, gak ada tuh pengangguran produktif, pengangguran ya nganggur aja, kalau produktif ya bukan pengangguran.
Banyak teman saya yang bilang “Duh, pengangguran nih”. Padahal proyekan tiap bulan, satu proyekan nilainya sekian digit, emang gak kerja di kantor, dan gak ada penghasilan tetap aja sih. Kamu yang punya bisnis kecil-kecilan dan cukup buat bayar uang arisan bulanan masih bilang pengangguran? Kamu yang suka dapat proyek penelitian dan dapat fee cukup buat beli laptop, Kamu masih bilang pengangguran, hei apa kabar Saya? Yang makan aja masih minta sama orang… tua.

Iseng nulis ini, biar jadi pengangguran yang produktif😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s