#NulisSkripsi: Tipe Pola Asuh

Pembimbing : Jadinya apa?

Saya                  : Pola asuh orang tua

Pembimbing : Kenapa harus pakai orang tua? Kan Pola asuh pasti oleh orang tua?

Saya                  : euuuuu… *krikrik

Pembimbing : Pola asuh yang mana?

Saya                  : Otoriter

Pembimbing : Loh ini authoritarian, beda sama otoriter.

Saya                  : Loh pak, kan authoritarian memang otoriter.

Pembimbing  : Enggak, beda.

Saya                  : Tapi, pak, ciri-cirinya sama.

Pembimbing  : authoritarian sama dengan demokratis.

Saya                  : Loh, pak, bukannya demokratis itu authoritative?

*baca jurnal Baumrind bentar*

Pembimbing  : Oh iya.

saya                  : *gak ngomong apa-apa*

Parenting style, atau pola asuh pertama kali dicetuskan oleh Diana Baumrind tahun 1966. Waktu itu Baumrind sadar kalau orng tua membesarkan anaknya dengan cara yang beda-beda, dan pola asuh tersebut memberikan pengaruh positif dan atau negatif bagi perkembangan anak, baik itu perkembangan emosional, sosial kognitif dan juga afektif.

Baumrind menyebutkan bahwa kontrol atau tipe pengasuhan pada anak terbagi menjadi tiga; permissive, authoritarian dan authoritative.

Tipe pengasuhan ini didasarkan pada 2 dimensi, dimensi rensponsiveness termasuk di dalamnya cara berkomunikasi, kehangatan dan kasih sayang, dalam dimensi ini dapat terlihat apakah orang tua memberikan apa yang dibutuhkan anak atau bahkan me-reject. dan dimensi control, dalam dimensi ini terdapat kedisiplinan dan hukuman yang orang tua berikan kepada anaknya.

Pertama tipe orang tua yang permissive; Tipe ini digambarkan Baumrind sebagai tipe pengasuhan yang serba hangat. Lebih banyak kehangatan yang diberikan daripada tuntutan. Tipe-tipe pengasuhan seperti ini, biasanya terjadi pada keluarga yang serba memanjakan anaknya. Lebih jauh lagi Baumrind menjelaskan tipe ini dengan

High Warmth/Nurturing; Pengasuhan yang hangat

Low Maturity High Demands; Tidak banyak menuntut

Low in Control of Child’s Behavior; Rendahnya kontrol terhadap perilaku anak

High Communication between Parent/Child; Komunikasi yang hangat (Adanya timbal balik/dua arah)

Kedua, tipe authoritarian atau otoriter. Tipe orang tua yang banyak mengontrol anak-anaknya namun komunikasi rendah. Anak-anak tidak diberi kesempatan untuk memberikan pendapat dan orang tua pun tidak memberi penjelasan tentang peraturan-peraturan yang mereka berikan. Tipe seperti ini dijelaskan Baumrind dengan

Low Warmth/Nurturing Kurang hangat

High Maturity Demands Banyak tuntutan

High in Control of Child’s Behavior; Tingginya kontrol terhadap perilaku anak

Low Communication between Parent/Child; Rendahnya komunikasi

Ketiga tipe authoritative atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan tipe demokratis, yang padahal authoritative dengan demokratis merupakan hal yang berbeda. Di jurnal-jurnal internasional, tipe pola asuh selalu dijelaskan authoritative bukan democratic. Tapi, karena di Indonesia sudah lumrah menggunakan istilah ini, anggap saja tipe ke tiga ini tipe demokratis, hehe. Tipe ini digambarkan Baumrind sebagai

High Warmth/Nurturing Pengasuhan yang hangat

High Maturity Demands Banyak menuntut

High in Control of Child’s Behavior Banyak mengontrol

High Communication between Parent/Child komunikasi dua arah.

Pada tipe ini, memang orang tua memberikan tuntutan dan kontrol yang cukup tinggi. Namun di sisi lain komunikasi antara anak dan orang tua cukup baik. Orang tua selalu menjelaskan alasan dibalik kontrol yang mereka berikan dan orang tua pun tidak menutup kemungkinan anaknya dapat menentukan pilihan asalkan hal itu dikomunikasikan terlebih dahulu.

Awalnya tiga pola asuh ini dirasa cukup untuk membedakan tipe-tipe pengasuhan orang tua, namun pada tahun 1983, Maccoby & Martin menambahkan satu pola asuh lagi, karena mereka berpendapat bahwa tiga pola asuh yang dikemukan Baumrind belum sempurna. Maccoby & Martin setuju dengan dua pola asuh yang dikemukan Baumrind yaitu tipe authoritarian dan authoritative namun mereka menjadikan tipe permissive lebih spesifik, mereka membagi dua tipe ini menjadi permissive-indulgent dan permissive-neglectful.

Empat pola asuh ini, dirasa Maccoby & Martin lebih mewakili pola asuh orang tua, kenapa? Karena pada tipe yang dikemukan Baumrind terutama pada tipe permissive, tidak mewakili pengasuhkan yang serba rendah. Banyak tuntutan, namun komunikasi, pengasuhan, kontrol rendah. Anak-anak diabaikan. Tidak semua orang tua yang membiarkan anaknya, tidak mengontrol dan memberikan batasan itu memanjakan, kan?

Namun, meskipun Maccoby dan Martin telah mencoba untuk menyempurnakan dan menambah tipe pola asuh, tetap saja, para peneliti lebih sering menggunakan ipe pola asuh Baumrind daripada tipe pola asuh Maccoby dan Martin. Kenapa? Karena beberapa peneliti berpendapt bahwa neglect bukan merupakan tipe tersendiri melainkan salah satu indikator dari 3 pola asuh Baumrind. Ribiero (2009) mengungkapkan dirasa perlu adanya rekonseptualisasi dan penemuan alat ukur yang baru terkait tipe pola asuh, mengingat banyak penelitian yang mengungkapkan masalah-masalah emosional dan sosial yang dihadapi anak khususnya anak yang berasal dari pola asuh permissive.

Penelitian-penelitian selanjutnya menyatakan bahwa mungkin pola asuh dapat berubah sesuai dengan bertambahnya umur anak-anak. Kenyataan ini membutuhkan penelitian-penelitian terbaru tentang pola asuh.

 

Penelitian-penelitian tentang pola asuh di Indonesia, berkembang, dan tahun ke tahun kian bertambah. Meskipun isu yang diangkat memang itu-itu aja sih. Penelitian pun lebih bervariasi dengan tambahan nilai-nilai keislaman, yang menurut saya lebih dekat ke tipe authoritative yang mana memang banyak diakui oleh beberapa peneliti bahwa penelitian ini paling baik untuk perkembangan sosio-emosional anak.  Oh iya saya butuh jurnal atau laporan penelitian tentang 4 macam tipe pola asuh selain jurnalnya Maccoby dan Martin, adakah yang punya?

 

Bandung, 17 Februari 2016

Calon ibu 2017. *ehm

Baca lebih lanjut:

Baumrind, D. (1991). The Influence of Parenting Style in Adolescent Competence and Subtance Use. The Journal of Early Adolescence, 11 : 59. DOI: 10.1177/0272431691111004

Laurence Steinberg, S. D. (1994). Over-Time Changes in Adjustment and Competence among Adolescents from Authoritative, Authoritarian, Indulgent, and Neglectful Families. Child Development, 754-770.

Ribiero, L. L. (2009). Construction and Validation of A Four Parenting Style Scale. Psychology Counseling. The Faculty of Humboldt State University.

3 thoughts on “#NulisSkripsi: Tipe Pola Asuh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s